Bismillahir rahamir rahiim…
Novel Indonesia Incorporated Zaynur Ridwan
Indonesia Incorporated adalah novel besutan Zaynur Ridwan. Seorang novelis asal Bone, Sulawesi Selatan.
Novel Indonesia Incorporated menceritakan sekelumit cerita bagaimana konspirasi para korporat asing dalam menguasai sumber daya alam Indonesia khususnya dibidang pertambangan; minyak bumi, emas, timah, dan sebagainya.
Di awal novel Anda akan disuguhkan penjelasan bagaimana gambaran kekayaaan bangsa ini. Mulai dari ujung barat Indonesia, Aceh Darussalam hingga ke tanah papua, Freeport.
Tokoh-tokoh yang digambarkan di dalam novel ini terdiri dari Eli Van Barend, pemilik perusahaan tambang Empire Mining. Digambarkan sosok Eli Van Barend merupakan sosok yang berpengaruh, termasuk di dalamnya bagaimana kuatnya pengaruhnya dalam kancah perpolitikan Indonesia. Selain Eli, terdapat juga anak-anak dari Eli Van Barend; Michael, Samuel, Joseph yang selanjutnya dinamankan sebagai romeo.
Di dalam novel juga digambarkan bagaimana konspirasi tangan-tangan tak terlihat dalam merekayasa suksesi kepemimpinan di Indonesia. Termasuk di dalamnya mempersiapkan para calon kandidat presiden dalam pemilihan umum. Presiden inilah yang nantinya akan dipersiapkan yang nantinya dapat di stir sesuai dengan kehendak para korporat asing.
Membaca novel ini, Anda akan disuguhkan mengenai gambaran bagaimana kekuatan lobi-lobi asing dalam memuluskan tiap agenda mereka menguasai kekayaan alam di Indonesia. Lobi-lobi dengan kekuatan uang dan wanita menjadi titik tekan dalam novel ini.
Setelah saya membaca novel ini, apa yang ingin disampaikan bahwa isu tentang pemanasan global merupakan pintu masuk para korporat asing dalam menguasai kekayaan bangsa ini. Isu ini didesain sangat rapih dan apik sehingga dengan sangat mudah memuluskan jalan mereka menguasai kekayaaan bangsa Indonesia.
Zaynur Ridwan berusaha menjelaskan bahwa isu global warming tidak sepenuhnya disebabkan oleh zat karbon yang dihasilkan lewat pembakaran bahan bakar yang dilakukan oleh manusia. Banyak sumber-sumber penghasil karbon baik dari laut, maupun yang dihasilkan dari kotoran ternak.
Namun, isu pemanasan global ini nyatanya hanya dibebankan kepada negara-negara sekitar khatulistiwa, seperti Indonesia. Indonesia ditekan agar mengurangi emisi, menjaga hutan dan lain sebagainya namun negara-negara barat nyatanya tidak melakukan apa-apa. Mengurangi emisi kendaraan pun mereka tidak lakukan.
Sama seperti novel-novel Zaynur Ridwan yang lainnya, novel ini juga mengaitkan antara konspirasi global warming dengan agenda Zionisme internasional. Sebuah agenda yang telah lama dirancang oleh para zionis untuk mewujudkan cita-cita teologi mereka, New World Order.
Tatanan dunia baru memang telah lama dirancang oleh para zionis, termasuk di dalamnya adalah dengan menghembuskan isu-isu pemanasan global ini. Sebuah rekayasa licik guna menduduki bangsa lain. 
Yang menarik juga, bahwa di novel-novel karya Zaynur Ridwan di bagian terakhir selalu diberikan penjelasan tambahan mengenai isi novel. Di bagian akhir novel ini juga akan dibahas secara detil atau basis ide dari novel ini berupa penjelasan tentang global warming, dsb.
Bagian akhir novel ini memang terasa menggantung. Belum ada penyelesaian. Belum ada solusi. Secara pribadi, menurut saya novel ini lebih banyak mengungkap fakta namun untuk tataran solusi belum ada yang disuguhkan. Sekian. [] Indra.