Bismillahir rahmanir rahiim…
Menjadi Finalis Ramadhan

Bulan Ramadhan sebentar lagi datang. Segala persiapan harus dilakukan untuk menyambut bulan suci. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa dibandingkan dengan bulan-bulan lain dikarenakan Allah SWT memberikan ketetapan bahwa di bulan ini disyariatkan kewajiban berpuasa bagi ummat Islam.
Di bulan Ramadhan ummat Islam diwajibkan untuk melaksanakan puasa yang merupakan rukun Islam yang ketiga. Di bulan Ramadhan selain diwajibkan berpuasa, di bulan ini juga memiliki keutamaan-keutamaan seperti turunnya malam Lailatul Qadr, bulan diturunkannya Al Quran (Nuzulul Qur’an), dan keutamaan-keutaamaan lain.
Bulan Ramdhan merupakan bulan yang istimewa. Maka sebagai ummat Islam, maka kita harus memperlakukannya juga dengan istimewa. Keistimewaannya terletak pada banyaknya keutamaan di dalamnya.
Bak sebagai seorang tamu yang agung, maka bulan Ramadhan harus disambut dengan baik-baik karena tujuan akhir dari bulan Ramadhan ini tentunya kita dapat meraih dan mendapatkan semua keutamaan yang ada.
Jadi tujuan kita dalam bersungguh-sungguh dalam melaksanakan segala amalan-amalan atau aktivitas adalah menjadi finalis Ramadhan. Menjadi finalis Ramadhan berarti mampu merengkuh semua keutamaan-keutamaan dalam suci Ramadhan. Mereka yng tersingkir atau tereliminasi adalah mereka yang hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja. Masya Allah, Astagfirullah.

Maka langkah taktis dan strategis harus dirumuskan sejernih mungkin dan sedari awal. Agar segala keutamaan ini tidak terlewatkan begitu saja. Ada target piala Ramadhan yang harus kita capai, namun bukan untuk diperebutkan. Piala itu adalah dibebaskannya seorang muslim dari neraka, kemudian mampu meraih tiket untuk masuk surga melewati pintu Ar Rayyan. Pintu khusus yang dilewati bagi mereka yang mendapatkan keutamaan berpuasa.

Sejurus rencana dan agenda harus dirumuskan, maka untuk memudahkan dan mungkin saling mengingatkan, maka langkah-langkah praktis yang bisa kita lakukan untuk meraih atau menjadi finalis Ramadhan sebagai berikut:

1. Senantiasa Membaca Al Quran, Memahami, dan Mengamalkannya
Bulan Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al Quran. Di bulan ini pula, Al Quran paling banyak di baca oleh ummat manusia. Maka, kita juga harus menyibukkan diri dengan aktivitas ini. Selain memang anjuran, berbuah pahala sangat luar biasa (dilipat gandakan 70 kali atau sampai 700 kali lipat pahala di luar Ramadhan).

2. Memperbanyak Sholat Sunnah
Di bulan Ramadhan, ada sholat sunnah yang hanya ada di bulan Ramdhan. Sholat sunnah itu adalah sholat tarwih. Namun, kita tidak boleh berpuas diri dengan hanya melaksanakan sholat tarwih. Kita bisa menambahnya dengan sholat-sholat sunnah lain karena pahala sholat sunnah di bulan Ramadhan sama dengan pahala sholat wajib di luar bulan Ramadhan.

3. Memperbanyak Sedekah
Ini juga adalah amalan yang patut kita perhatikan. Rasul SAW adalah seorang yang dermawan, maka kedermawanannya semakin bertambah di bulan Ramadhan. Makanya, tugas kita adalah banyak-banyak bersedekah. Jangan terlalu cinta harta.

4. Memberi Buka Puasa
Wah ini juga menjadi perbuatan yang dianjurkan. Memberik buka puasa bagi muslim yang lain, pahalanya itu sama dengan pahala puasa orang yang diberikan buka puasa tanpa dikurangi sedikit pun. Maka bisa dibayangkan jika yang diberikan buka puasa adalah anak yatim piatu. Bertambah lagi pahala yang didapatkan.

5. Mengeluarkan Zakat
Zakat merupakan kewajiban bagi ummat Islam. Zakat dikeluarkan menjelang idul fitri. Maka, jangan sampai ketinggalan mengeluarkan zakat karena zakat adalah kewajiban.

6. Senantiasa berbuat Baik
Bulan Ramadhan bak bulan latihan. Latihan segala macam perbuatan baik yang diperintahkan oleh Allah SWT. Maka di bulan Ramadhan ini kita harus melatih diri untuk berbuat baik. Apa pun macam dan variannya, menyantuni orang miskin, anak yatim. Berlatih membersihkan hati, meminimilisir hingga menghilangkan sifat dengki, iri hati, dendam, marah dan lain sebagainya.

7. Saling Memaafkan Segala Kesalahan
Saling memaafkan kesalahan tidak boleh menunggu momen. Meminta dan memberi maaf tidak boleh dikhususkan pada waktu-waktu tertentu. Maka, kembali refresh dan perkuat komitmen maad kita di bulan suci Ramadhan di suasana penuh kemenangan, idul fitri.

8. Berusaha Menerapkan Aturan Allah SWT dalam Tiap Lini Kehidupan
Aturan dan perintah Allah SWT bukan semata sholat dan puasa. Namun, berbagai lini kehidupan telah diatur oleh Islam. Syariah Allah SWT telah lengkap dan mampu menjawab segala permasalahan ummat manusia. Maka, sudah sepantasnya kita kembali belajar memahami dan berjuang menerapkan syariah Allah SWT.

Semoga bermanfaat. Wallahu ‘alam. []