Bismillahir rahmanir rahiim….
Fenomena Kemusyrikan - Ust. Bachtiar Nasir

Pada kesempatan ini saya memposting sebuah artikel atau lebih tepatnya merupakan postingan dari video.
Syirik memusnahkan manusia. Menghilangkan kemanusian manusia. Syirik menghapuskan amal ibadah. Syirik bukan saja membuat manusia kekal di neraka tetapi juga diharamkan masuk surga.
Syirik berarti bercampurnya dua kepemimilikan. Menyembah selain Allah bersama Allah. Menyembah dimaksud adalah doa, iabadah, takut, berharap, dan penyembahan.
Syirik terbagi menjadi dua yakni syirik besar dan syirik kecil. Syirik besar menghapuskan segala amal. Syirik kecil dalambentuk ria, atau sesuatu yang dipamerkan kepada orang lain.
Syirik dalam bidang hukum.
“Dan siapa saja yang tidak berhukum pada hukum Allah maka sesungguhnya dia telah kafir (ingkar).”

Kufur terbagi dua, kekufuran besar membuatnya kelur dari agama. Kekufuran kecil

Demokrasi menjadi berhala sistem baru. Orang-orang yang mengagungkannya dan mengatakan bahwa tidak ada sistem yang lebih baik bahkan sistem Allah tidak penting dibanding sistem Allah maka dia sudah kafir. Jika ada orang yang mengatakan kalau kita tidak masuk sistem, maka bagaimana caranya kita merubah keadaan. Ini mantra. Karena Allah bisa mengubah sistem. Dan Muhammad SAW merubah sistem di luar sistem, dengan kekuatan peradaban akhlak dengan kejujuran amanah dalam kepemimpinannya. Dengan ini semua Muhammad SAW bisa merubah sistem di luar sistem.