Bismillahir rahmanir rahiim…
Indrawirawan – Berdakwah adalah sebuah kewajiban bagi seorang muslim. Ikut serta menceburkan diri dalam aktivitas berdakwah menjadi urgen untuk dilakukan dikarenakan Islam menghendaki agar pengikutnya menjadi agent kebaikan. Menebarkan kebaikan (Islam) dimana saja, kapan saja, kepada siapa saja, kepada sesama orang Islam – nasihat menasihati, mengajak kepada yang makruf, mencegah kepada kemungkaran – dan kepada non Islam serta kepada ummat manusia pada umumnya.
Objek atau sasaran dakwah adalah seluruh ummat manusia. Subjek dakwah bisa berupa individu, jamaah (organisasi) bahkan dilakukan oleh negara. 
Anda sedang atau mungkin baru ikut terjun dalam dunia dakwah maka inilah beberapa hardskill yang bisa Anda pilih dan asah selama ikut dalam lembaga dakwah kampus atau gerakan mahasiswa Islam.
Menulis – Penulis
Dakwah adalah aktivitas menyebarluaskan kebaikan. Sarana untuk menyebarkan kebaikan beraneka ragam. Keanekaragamannya bertambah seiring dengan bertambahnya sarana dan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kegiatan dakwah yang kamu ikuti akan mengasah hardskill menulis. Penyebaran media dakwah mutlak membutuhkan seorang penulis untuk menyampaikan ide dakwah kepada ummat. Penyebaran media dakwah yang bervariatif mulai yang konvensional seperti buletin, majalah, bahkan leaflet sekalipun membutuhkan penulis untuk menyampaikan pesan dakwah kepada ummat.
Objek dakwah yang luas dan bervariatif juga mengakibatkan jumlah penulis yang dibutuhkan juga menjadi beragam. Ya, kita bisa menyebutnya sebagai ‘genre’ menulis. Objek dakwah berupa remaja dan anak muda akan menyukai gaya penulisan yang sesuai dengan umur mereka. Anak-anak dan orang dewasa juga membutuhkan bahan bacaan yang mempunyai gaya penyampaian yang berbeda.
Jika kalian sekarang sedang aktif dalam lembaga dakwah kampus, gerakan mahasiswa Islam, atau organisasi Islam keahlian menulis bisa anda dapatkan dan semakin dipertajam dalam dunia dakwah. Hal ini juga didorong oleh faktor bahwa dalam berdakwah maka proses ‘talabul ‘ilmi‘ menuntut ilmu itu akan anda dapatkan secara tidak langsung. Nah, salah satu cara untuk mengamalkan ilmu adalah dengan menyampaikannya. Lewat tulisan anda bisa menyampaikan kembali kepada ummat walaupun itu hanya ‘satu ayat’.
Patut berbangga pulalah bahwa keahlian, hardskill menulis ternyata adalah salah satu keahlian yang senantiasa mewarnai peradaban Islam di masa lalu. Ya, tinta para ulama mempunyai peran besar dalam penyebaran ilmu.
Design – Designer
Perkembangan sosial media yang semakin meningkat baik jumlah maupun penggunanya membuat pengemban dakwah pun akan bersinggungan dengan media sosial.
Media sosial, media cetak, media elektronik adalah ‘wasilah’ sarana dakwah. Untuk menyampaikan pesan dakwah yang informatif, variatif, dan kreatif maka membutuhkan tangan-tangan kreatif dari seorang designer dakwah.
Inilah Softskill yang Bisa Anda Dapatkan dengan Ikut Lembaga Dakwah Kampus - Gerakan Mahasiswa Islam
Penggunaan keahlian design ini cukup luas. Mulai dari pembuatan pamflet, brosur, cover majalah/buku/buletin, bahkan gambar-gambar di facebook, instagram, dan line membutuhkan keahlian men-design.
Jika anda sekarang aktif di organisasi Islam dan mempunyai ‘cita rasa’ seni maka anda berpeluang sangat besar untuk mengasah hardskill design anda.
Fotografi – Fotografer
Event, acara, kegiatan, seminar, long march, muktamar yang dilakukan oleh sebuah organisasi Islam (Lembaga dakwah kampus – gerakan mahasiswa Islam) membutuhkan jasa seorang fotografer untuk mengabadikan moment dan menyebarluaskan kegiatan tersebut. Gunanya, agar masyarakat tahu dan kemudian termotivasi hingga tumbuh semangat dan harapannya akan sebuah perubahan dengan jalan Islam.
Inilah Softskill yang Bisa Anda Dapatkan dengan Ikut Lembaga Dakwah Kampus - Gerakan Mahasiswa Islam
Keahlian untuk memotret menjadi hardskill tersendiri yang bisa anda dapatkan dengan bergabung dalam organisasi Islam. Biaya dakwah akan semakin membesar jikalau harus menyewa atau menggaji seorang fotografer handal untuk mengabadikan moment acara. Maka, seyogyanya anda yang sedang ikut terlibat dalam lembaga dakwah kampus – gerakan mahasiswa Islam mempelajari keahlian ini untuk mendukung kelancaran dakwah.
Multimedia
Softskill dalam bidang multimedia mungkin adalah yang paling banyak variannya. Kegiatan multimedia terkait dengan kegiatan newsroom. Pengelolaan berita sehingga dalam keahliaan ini banyak hardskill yang bisa anda raih dan asah. Misalnya, keahlian mengambil, mengelolah dan memproduksi film atau video. Keahlian mencari, mengolah, dan menyebarluaskan berita.
Lewat kegiatan lembaga dakwah kampus – gerakan mahasiswa Islam yang anda ikuti maka anda bisa menjadi seorang wartawan ummat, reporter ummat, dan penyiar radio ummat. Keren kan ?!?
Keahlian disini juga terkait dengan pembuatan, pengelolaan website, blog. Selain itu, termasuk pengoptimalan fans page, group facebook, BBM, twitter, instagram, dan lain sebaginya.
Berbicara – Motivator, Orator, Panelis, MC
Nah, ini mungkin keahlian terakhir, pamungkas, dan tiap pengemban dakwah harus mempelajarinya. Ya, karena aktivitas dakwah adalah aktivitas yang lebih banyak berbicara. Ada juga sih yang sinis sembari menjuluki, OMDO (Omong Doang), NATO (No Action, Talk Only), saya mau katakan ‘biarkan saja. Toh memang begitu realitanya. Rasullullah SAW pun pada awalnya hanya ngomong, menyampaikan.
Keahlian ini harus berkembang dan dikembangkan oleh setiap individu yang akan dan sedang terlibat dalam lembaga dakwah kampus – gerakan mahasiswa Islm. Pasalnya, ilmu yang telah didapatkan dari kajian, halaqah, tarbiyah, diskusi maka mau tidak mau harus disampaikan lagi kepada orang, teman, tetangga, kenalan baru agar mereka mengetahui ‘rahmat’ Islam. Nah, salah satu caranya dan yang paling sering dilakukan adalah dengan berbicara.
Jika anda berminat dan berkeinginan lebih, anda bisa mengasah hardskill berbicara ini sehingga anda bisa tampil sebagai orator ataupun panelis diskusi. Sebagian lagi kemudian mengembangkannya lebih jauh yakni menjadi seorang motivator ataupun MC. Keren nggak tuh !?!
Pamungkas. Keahlian terakhir yang bisa anda dapatkan dengan ikut organisasi Islam adalah keahlian dalam membawakan kultum, ceramah hingga khutbah. Walaupun ini terbilang ‘konvensional’ namun ini masih dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi yang namanya khutbah, kan mutlak tuh dibutuhkan seorang khatib. Dengan bergabung dalam organisasi Islam, anda punya peluang besar untuk ‘mencicipi’ untuk memebrikan kultum, ceramah, atau khatib. Pasalnya, gelar ‘ustadz’ akan mudah tersemat dalam diri anda jika anda terlibat dalam organisasi Islam. Yeah, Great.
Inilah hardskill yang bisa anda pelajari, asah dan kembangkan dalam organisasi dakwah Islam. Sebenarnya, tidak perlu masuk organisasi Islam; lembaga dakwah kampus – gerakan mahasiswa Islam untuk mendapatkan hardskill tersebut. Namun, dakwah adalah pekerjaan besar. Pekerjaan para nabi. Maka, bersiaplah membekali diri anda dengan berbagai macam ilmu dan hardskill karena anda ‘dipersiapkan’ untuk mengayomi ummat.